Dibunuh Oleh Hujan
Aku rindu kala itu, selepas hujan reda aku menjumpaimu dengan rambut serta pakaianku yang basah karna hujan cukup lebat waktu itu. Lalu duduk dengan batasan tas yang ada di sebelah kananmu, terselimuti rasa canggung dan akhirnya bibirku terucap
Aku : "Hallo apa kabar"
Bayang : "Aku baik, kamu?"
Aku "jauh lebih baik saat rinduku terTuntaskan"
Ku pesan teh hangat, ditambah makanan yang menjadi kesukaanmu.
Lalu, seakaan termakan oleh waktu, dua jam perbincangan kami seperti dialog dalam lagu singkat namun berarti. Oh tuhan, aku menyesal mengenalNya jika pada akhirnya aku diajarkan menjadi orang yang kalah dengan rasa yang tak wajar seperti ini.

Komentar
Posting Komentar