Aku Melihat Bahumu, Tadi.




Beberapa bulan ini ingatanku mulai membaik, sudah kembali seperti dua tahun yang lalu saat dimana aku menganggap stasiun biasa saja dan buah apel masih menjadi buah favoritku. Lalu tadi ada sebuah tanda yang memaksaku untuk mengingat sesuatu dari tanda itu. Indra pengeeliatanku tidak sengaja melihat warna itu dan otakku dipaksa untuk mengingat kembali kejadian apa yang berkaitan dengan warna itu, harum yang sungguh mengusik ku, bukan karana aromanya melainkan siapa pemiliknya.

//Halusinasku bermain saat sebagian dari indra tubuhku dipaksa untuk menolaknya//



Peristiwa itu cepat, saatku fokus pada langkah kakiku dengan waktu yang sama, tanda itu berlalu disampingku, kubutuhkan beberapa detik untuk mencerna tanda itu, beberapa kali mataku ku arahkan kesitu, ke tempat dimana kamu memarkirkan kendaraan, waktu tujuh detik untukku melihat tanda itu dan sesegara mungkin aku berlau.



“kita pernah sama – sama jatuh namun tak sama – sama untuk memutuskan bersama”

Komentar