Dialogku Dengan Tuhan "Perihal Kamu"


 
Dialogku Dengan Tuhan "Perihal Kamu"

Hampir disepertiga malam otak secara otomatis selalu teringat tentangmu. Aku sering berdialog dengan Tuhan, Tuhan apakah kamu mendengar segala keresahanku tentangnya?, Lalu apakah  diriMu berkenan menyampaikan pesanku ini kepadanya?  jika memang Engkau maha mendengar dan maha pemurah, ku harap sampaikan pesan yang ku titipkan ini kepada Mu.

Namun sekian lama menanti jawab, tak ada balas dari nya. Lalu aku bertanya lagi;

Apa diri Mu lupa untuk menyampaikan pesan itu ?
Apa diri Mu enggan untuk memberitahunya perihal pesan ku?

Jika memang aku tak mendapat jawab, lalu izinkan lah aku untuk mengetahui mengapa diriMu tak menyampaikan pesanku kepadanya.

Apa karna aku tidak layak untuknya?
Apa karna dia sudah tak peduli lagi denganku?
Apa aku bukan siapa siapa dan apa apa baginya?
Apa aku hanya sekedar orang yang dia anggap sebagai badut penghibur?
Apa Tuhan meyimpan semua itu untuk menjaga agar hatiku tidak sakit kembali karnanya ?
Atau Tuhan terlalu baik sehingga tidak mau memperlihatkan kenyataan bawa sebenarnya aku sudah tidak lagi orang yang spesial dimatanya .

Jika benar itu.

Aku sangat berterimakasih kepadaMu.

“Tuhan menutup lukaku yang lain dan membuka lukaku yang baru”

Komentar

Posting Komentar