Maaf Kedua Kali
Maaf Kedua Kali
Aku
Harap kamu membeciku,
mungkin
caraku terlalu berlebihan,
mencintaimu
dalam bisu.
Entah
kenapa aku sangat keras kepala sekali, menindas hati dan pikiranku untuk selau
merasa dan mengingatmu.
Sudah jelas kalau aku
bukanlah apa apa
Dan siapa siapa
Namun aku selalu bersikukuh
untuk menjadi apa dan siapa.
Mengapa
aku begitu kerasa kepalanya ketika mencintaimu ? maaf, jika kamu tau aku sekeras kepala ini, mungkin kamu akan risih tentang ini dan ketika rasa ini ku utarakan untuk khalyak, mungkin saja mereka akan menghujat ku
karna sikapku yang begitu berlebihan dan keras kepala ini.
Agar
aku bisa terus berlebihan dalam mencintaimu dan terus keras kepala mempercayai mu yang mungkin saja kamu mencintaiku juga
“Maka
Aku memutuskan untuk menjadi bisu“

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus