Sederheananya, Harap Itu Tidak Untuk Ku



Sederheananya, Harap Itu Tidak Untuk Ku
Dan, mungkin suatu saat nanti kita akan duduk bersama, saling bertatap, sedikit berbicara konyol agar bisa melihat senyum diantara kita, lalu berada pada tempat yang sederhana ditemani dengan minuman kesukaan mu, sangat sederhana.

Kalimat penuh harap terselip keinginan begitu besar dengan rasa penuh kesederhanaan. Jatuh cinta dengan alasan itu, alasan yang berulang - ulang kamu tanyakan, mengapa kamu suka denganku? "aku suka kesederhanaanmu, cukup tidak lebih dari itu" ucapku kala itu.

Namun itu hanya hayalku

"Duduk bersama suatu saat nanti lalu sedikit membahas tentang sesuatu yang ringan dengan penuh kesederhaan, itu ingin mu kepada sosok yang kamu sebutkan di awal. Bukan untuk ku, aku hanya mencoba menduga kalau pesan itu tertuju padaku"

Sialnya, kita sama sama mencintai
Bedanya

"Aku mencintaimu begitu dalam 
namun 
Kamu mencintainya teramat dalam"



Komentar

Posting Komentar