Selamat Mengulang Tanggal Bahagiamu



Selamat Mengulang Tanggal Bahagiamu
Tidak ada sesuatu yang spesial dariku, sesuatu yang bisa ku berikan serta berarti untukmu, Tidak ada hadiah tidak ada persembahan dan tidak ada ucapan selamat atas hari mengulang kelahiranmu.

Aku menulis ini tepat pada tanggal itu, tanggal yang kamu nantikan setiap tahunnya. Ini ditahun kedua aku tidak memberikanmu sesuatu yang berarti dan mungkin ketika ku berikan juga belum tentu berarti, sebab itu aku memutuskan untuk tidak memberikan sesuatu walaupun hanya sebatas ucapan.

Tidak ada upcaya dariku untuk mencoba menarik hatimu pada momentum itu, aku terasa malu jika aku hadir untuk sekedar mengucapkan saja atau memberikan hadiah untukmu. Aku hanya takut, takut hati ini merasakan rasa itu.

Dahulu, sebelum kita menjadi saling tidak mengenal ini aku pernah untuk ingin memberikan Mu sesuatu yang ku buat dengan tanganku sendiri dan pikiranku, namun inginku tentang hal itu sudah ku usangkan bahkan kini sudah ku kubur beserta segala cerita dibalik itu. Bukan ku tidak mau namun aku hanya takut, takut kalau sesuatu yang kuberikan nanti tidak bisa kamu jaga seperti aku menjaga buah apel yang kini berada disudut kamarku.

Doa, hanya itu saja mungkin hadiah yang bisa ku berikan padamu. Kamu mau tau isi doanya apa?, tidak muluk – muluk aku hanya meminta pada Tuhan untuk disetiap harinya kamu tidak dirundung kesedihan.

Sesederhana itu kah aku?, Iya 

Tandanya aku memastikan untuk percaya bahwa Tuhan sudah membuat mu selalu bahagia disetiap harimu, lalu aku juga memastikan kalau Tuhan akan mengabulkan semua harapanmu.

“Namun Sial Setelah Doa Ku Utaran Selalu Ada Rindu Yang Tertinggal”

Komentar

Posting Komentar