Yang Ku Punya Saat Ini Hanyalah Usaha Dan Kerja Keras, Belum Kepastian. Tidak Seperti Dia.




Yang Ku Punya Saat Ini Hanyalah Usaha Dan Kerja Keras, Belum Kepastian. Tidak Seperti Dia.

Keputusanmu memilih dia yang bisa menjamin masa depanmu itu sudah tepat, hingga kamu hiraukan cara meninggalkan seseorang dengan cara yang baik. Itu tidak masalah untuku, hanya saja itu menjadi bahan pertanyaanku, apa yang salah dariku sehingga kamu memutuskan untuk pergi dengan diam lalu berlalu tanpa sepatah kata dan alasan yang jelas darimu.

Memang benar, saat ini aku belum memiliki apa apa bahkan materi sebagai alat penunjang agar bisa menbahagiakan mu saja ku belum mampu. Namun dengan keterbatasan itu aku selalu berifkir lebih mencari jalan lain dengan kemampuan yang ku miliki untuk membahagiakanmu, namun sayangnya itu tidak berarti penuh untukmu.

Aku dengar dirimu, sudah memiliki tambatan hati yang baru, kata sahabatku dia jauh lebih baik dariku, syukurlah semoga dia bisa meneruskan tongkat estafet kebahagiaan yang gagal ku berikan kepadamu. Karna setelah aku memutuskan untuk membuatmu bahagia namun gagal aku juga harus menerima segala cara untuk melihatmu bahagia, walaupun bukan aku pelaku bahagiamu.

Setelah kamu memutuskan untuk tidak lagi mengenalku, aku jauh lebih semangat untuk bisa seperti kekasihmu sekarang, agar dapat menjadi orang yang sukses yang kelak bisa memberikan kepastian masa depan kepada seseorang, mungkin bukan untukmu namun untuk yang lain, yang mau menunggu merekahnya bunga walaupun waktunya tidak saling bersamaan. Terimakasih berkatmu hidupku ku harus lebih kerja keras, terimakasih.

Komentar

Posting Komentar