Apa Benar Tadi Kamu ?
Apa
Benar Tadi Kamu ?
Tanpa
disadari pertemuan itu terulang kembali, aku melihat bahumu lagi,
dan masih sama seperti sebelumnya aku selalu gagal melihat wajah itu.
dan masih sama seperti sebelumnya aku selalu gagal melihat wajah itu.
Pada pertemuan itu, apakah kamu melihatku? jika iya, katakanlah !! aku akan teramat senang mendengar itu
dan
jika kamu berat sampaikan itu, titiplah pada Tuhan mungkin saja pesan itu akan sampai kepadaku.
Hay,
ketahuilah sebelum kita menjadi orang yang tidak saling mengenal saat ini,
dahulu kita pernah begitu dekat bahkan bukan bahumu yang ku lihat namun raut wajah serta
pipi merahmu itu,
dan
itu yang masih ku ingat baik
hingga sekarang,
hingga kamu memutuskan untuk memilihnya.
dan
itu yang masih ku ingat baik
hingga sekarang,
hingga kamu memutuskan untuk memilihnya.
"Jika Berkenan, Ketuk dan Masuklah ke Hatiku
Namun Ketika Ku Sedang Bermimpi"

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus